Kata mereka...

Keindahan adalah menatap keabadian diri sendiri didalam cermin_ Kahlil Ghibran.

Kata mereka...

Keraguan adalah rasa sakit karena kesepian untuk mengetahui bahwa iman adalah saudara kembarnya.

Kata mereka...

Iman adalah sebuah oasis di jantung yang tidak akan pernah dijangkau oleh segerombolan pikiran.

Kata mereka...

Iman adalah pengetahuan dalam hati, di luar jangkauan bukti.

Kata mereka...

Cinta tidak memiliki dan tidak akan dimiliki, karena cinta telah cukup bagi cinta itu sendiri.

Tampilkan postingan dengan label makalah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label makalah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 April 2013

Pohon Terlarang


Semua ulama sepakat, bahwa manusia pertama adalah adam, yang sempat tinggal beberapa waktu di Surga hingga akhirnya Allah menakdirkanya untuk tinggal di bumi bersama ibu hawa. Adalah sebuah ketentuanNya kepada adam untuk makan dan minum atas kehendaknya, kecuali satu pohon terlarang. Jangankan untuk memakannya, mendekatinya saja tidak  boleh, sebagaimana firmannya surat al-baqarah, “wahai adam... tinggallah kamu dan istrimu (hawa) di surga, dan makanlah apa-apa yang didalamnya sepuasmu. Akan tetapi jangan kamu dekati pohon ini, sehingga kamu menjadi orang-orang yang dholim”. Saking pentingnya, Allah mengulang Ayat ini terulang beberapa kali di alquran, di juz 8 surat al-An’am, juz 14 surat al-Hijr, juz 23 di surat Shod, agar kita selalu mengambil pelajaran dari peristiwa turunnya adam dari syurga. Pertanyaannya adalah, apakah pohon yang dimaksud itu?? Sebagian pakar mengkhususkan pohon ini, ada yang berpendapat pohon yang dimaksud adalah pohon Tin, tapi pendapat ini sangat lemah, terlepas dari itu, rasanya tidak ada guna kita meraba-raba apa lagi menentukan jenis pohon apa yang dimaksud ayat ini. Andai itu penting, tentu Allah akan menyebutnya di alquran atau melalui lisan nabi SAW dalam hadits-nya.
Di antara sekian banyak pohon terlarang, ada yang telah diakui bahayanya, dan telah lahir peraturan yang jelas tentang larangannya serta hukum yang tegas bagi pelanggarnya, yakni pohon candu opium. Pohon Opium, semua sepakat bahan pohon ini terlarang, bahkan semua negara mengkampanyekan untuk pemusnahan tumbuhan ini (bagi yang tidak berizin), karena pohon ini merupakan cikal bakal dari NARKOBA. Sebagian lain, menggunakan pohon ini sebagai obat dengan dosis tertentu. Karena dengan mengkonsumsinya akan menimbulkan efek kecanduan dan ketergantungan.

Minggu, 16 Agustus 2009

Kajian Grafik Pengendali dan Analisis Kemampuan Proses Statistik Berbasis Distribusi Weibull (Studi Kasus pada Data Livabilitas Semen Sapi BBIB Singo

oleh:
Yaya Qalbiyah Harisanti &Hendro Permadi
Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Malang

ABSTRAK

Kualitas didefinisikan sebagai konsistensi peningkatan atau perbaikan dan penurunan variasi karakteristik suatu produk (barang dan jasa) yang dihasilkan, agar memenuhi kebutuhan yang telah dispesifikasikan guna meningkatkan kepuasan konsumen. Untuk mengetahui apakah suatu produk sudah sesuai atau belum maka perlu dilakukan pengendalian kualitas. Pengendalian kualitas adalah suatu metodologi pengumpulan dan analisis data kualitas, serta penentuan dan interpretasi pengukuran-pengukuran yang menjelaskan tentang proses dalam suatu industri, untuk meningkatkan kualitas guna memenuhi kebutuhan konsumen.
Pengendalian kualitas dapat dilakukan dengan analisis grafik pengendali dan analisis kemampuan proses statistik. Sebelum melakukan pengendalian kualitas harus diketahui distribusi data. Apabila asumsi normal tidak terpenuhi salah satu pendekatan distribusi yang dapat dilakukan dengan pendekatan distribusi Weibull.
Data yang digunakan dalam makalah ini adalah data livabilitas semen sapi. Pendekatan dengan distribusi Weibull menghasilkan parameter skala , dan parameter bentuk . Hasil batas-batas grafikpengendali distribusi Weibull yaitu UCL= 86,8781; LCL=50,1971; Center Line= 74,34 dengan membangun grafik pengendali berbasis distribusi Weibull diperoleh data livabilitas terkendali secara statistik. Hasil analisis kemampuan proses berbasis distribusi Weibull diperoleh nilai Pp=1,67204 menunjukkan bahwa proses berjalan dengan sangat baik; dan nilai Ppk=1,61594 menunjukkan bahwa tingkat presisi dan akurasi proses sangat baik serta variasi proses semuanya berada dalam batas-batas yang telah ditentukan perusahaan. Hasil Expected Overall Performance, PPM USL= 0, hal ini berarti bahwa apabila produksi 1.000.000 produk maka 0 produk berada di luar batas spesifikasi atas perusahaan. PPM Total= 53,9759 (dari 53,9759 dibulatkan menjadi 54), hal ini berarti bahwa jumlah produk yang berada di luar batas spesifikasi atas dan bawah perusahaan adalah 54 produk dari 1.000.000 produk yang dihasilkan.

Kata Kunci: Distribusi Weibull, Grafik Pengendali Distribusi Weibull, Analisis Kemampuan Proses Distribusi Weibull.